Ilmu pengasihan sangat populer di telinga masyarakat Indonesia. Namun ilmu pengasihan di Indonesia sering diidentikkan dengan hal-hal mistik. Ini wajar saja karena sarana yang digunakan sebagai pemikat adalah benda-benda semacam keris atau batu bertuah yang memiliki energi negatif dan belum dinetralisir. Inilah yang membuat Anda terkadang menemui KEGAGALAN dalam menggunakan ilmu pengasihan.

Ilmu pengasihan yang AMAN?

Ilmu pengasihan yang aman apakah ada? tentu saja ada. Sarana pengasihan yang aman dan manjur adalah sarana yang memang memanfaatkan energi alamiah sebagai pemikat lawan jenis. Sebut saja bulu perindu, batu kecubung aura, susuk aura, minyak bulu perindu, air mata duyung

Bulu Perindu

Mengenai asal usul bulu perindu banyak yang mengajukan pendapat. Ada yang berpendapat bulu perindu berasal dari dalam bambu yang dihuni oleh makhluk halus. ada juga yang beragumen bulu perindu berasal dari sarang burung elang. Bulu Perindu sudah tidak diragukan lagi keampuhannya dalam memikat lawan Jenis.

Batu Kecubung Aura

Batu Kecubung aura tidak hanya dikenal sebagai pemikat lawan jenis. Batu Kecubung biasanya banyak digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan kewibawaan, kharisma dan daya tarik.

Minyak Bulu Perindu

Minyak bulu perindu adalah sarana pengasihan yang berasal dari bulu perindu, cara menggunakannya terbilang mudah. Tidak perlu memakai ritual segala macam. Cukup dioleskan kebaju seperti mengoleskan minyak wangi.

Susuk Aura

Susuk aura banyak sekali manfaatnya. Namun manfaat untuk memikat lawan jenis begitu kuat. Manfaat lain dari susuk aura adalah meningkatkan pesona diri. Susuk aura adalah kapsul yang bersisi bahan-bahan herbal pilihan dengan menggunakan energi metafisik.

Air Mata Duyung

Air Mata Duyung memang terkenal sebagai pengasihan kalangan menengah keatas. Dipasaran jarang yang menjual air mata duyung karena air mata duyung memang sudah sangat langka. Air mata duyung hakikatnya berasal dari air mata ikan duyung atau ikan mamalia yang berasal dari kalimantan. Dikalimantan duyung dikenal dengan dugong. Air mata duyung dala mendapatkannya diperlukan usaha yang sangat keras. Ritual demi ritual dilakukan untuk mendapatkannya. Tidak lepas dari sangat sulit mendapatkannya, manfaat yang didapat memang setimpal.